Welcome to Asrama Putra Kutai Timur Cab. Surabaya
SENGATA – Krisis listrik di Kutai Timur juga menjadi perhatian dari PT Kutai Timur Investama (KTE). Untuk itulah, perusahaan yang bergerak di bidang energi ini pun mengaku telah mengikuti tender pembangunan pembangkit listrik tenaga gasa batu bara (PLTGB) dengan kekuatan 9 mega watt yan diadakan oleh PLN Kaltim. “Kita mengikuti tender pengadaan listrik di Kutim,” tegas Direktur Utama PT KTE Anung Nugroho kepada Kaltim Post beberapa waktu lalu. KTE mengaku memiliki kemampuan secara finansial dan teknik membangun PLTGB. |
|
Read more...
|
|
|
|
DPRD Minta Penjelasan PLN |
|
|
|
| Pemadaman Sebaiknya Diumumkan ke Masyarakat SENGATA - DPRD Kutai Timur mendesak pihak Pimpinan Ranting Perusahaan Listirk Negara (PLN) Sengata Sukaryono, memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik yang sering terjadi akhir-akhir ini. Wakil Ketua DPRD Kutim Bahrid Buseng dan Ardiansyah Sulaiman, secara tegas meminta pihak PLN Ranting Sengata agar jujur mengungkapkan alasan pemadaman secara bergilir. “Masyarakat harus tahu kondisi yang sebenarnya,” tandas Bahrid Buseng saat hearing (dengar pendapat) dengan pihak PLN di Sekretariat DPRD Bukit Pelangi, Jumat (15/6) lalu. |
|
Read more...
|
|
|
Empat Tahun, PKP2B Keruk Rp 200 Triliun |
|
|
|
| SAMARINDA – Kekesalan Gubernur Kaltim pada perusahaan pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) ternyata cukup beralasan. Bagaimana tidak, sejak 2005 sampai 2008, batu bara yang keluar dari Bumi Etam mencapai Rp 200 triliun. Sedangkan Kaltim, dari royaltinya selama 4 tahun hanya mendapat Rp 4,8 triliun. Nilai ini menurut data yang diolah Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, dengan perhitungan rata-rata harga batu bara per metrik ton (MT) sebesar USD 45 atau Rp 500 ribu per MT dengan kurs Rp 11 ribu per dolar. Asumsi harga ini diambil dengan batu bara berkalori 4.000 - 5.000. |
|
Read more...
|
|
ATLET panjat tebing Kabupaten Kutai Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dari tiga atlet putri yang dikirim, seorang diantaranya mampu merebut juara II kelas spyderkid putri (8-13) kategori lead atau rintisan pada kompetisi panjat dinding Piala Walikota Surabaya di Climbing Center, Jawa Timur, 16 - 20 Juni lalu. “Prestasi ini sungguh memuaskan, sebab awalnya kita hanya menargetkan para atlet bisa masuk final, tetapi malah merebut juara. Apalagi FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Kutim hanya menurunkan tiga atlet” kata Juanda, yang mendampingi atlet selama kompetisi tersebut berlangsung. |
|
Read more...
|
|
|
Pemkab Kutim Terapkan Lelang lewat Elektronik |
|
|
|
| Perkembangan teknologi yang kian maju, mau tidak mau harus diikuti dan diterapkan. Termasuk jajaran Pemkab Kutim bakal menerapkan lelang melalui elektronik yang dimulai tahun ini. GUNA memperlancar pelaksanaan lelang lewat elektronik dimaksud, semua petugas yang berhubungan dengan masalah dimaksud dibekali pengetahuan melalui pelatihan. “Sejak kemarin, seluruh dinas dan instansi terkait mengikuti pelatihan dan sosialisasi lelang lewat elektronik tersebut di ruang Ulin dan Kapur serta Arau. Kegiatan ini diikuti seluruh bendahara dari masing-masing dinas,” kata Kabag Pembangunan Suprianto. Dijelaskan, lelang lewat elektronik sudah saatnya dilaksanakan di daerah ini, guna menghindari penyelewengan penyalahgunaan wewenang. Sebab, dalam proses lelang semuanya dilakukan melalui elektronik. Bahkan dari rumah pun rekanan bisa mengikuti lelang pengadaan barang. Diharapkan kepada seluruh dinas dan instansi terkait dalam melaksanakan lelang pengadaan barang dan jasa sudah menggunakan elektronik seperti itu. Bagian Pembangunan akan melakukan control setiap pelaksanaan lelang melalui elektronik ini. “Yang jelas semua lelang pengadaan barang dan jasa di Kutim sudah menerapkan elektronik. Kita akan melakukan pengendalian melalui sekretariat di Bagian Pembangunan,” jelas Suprianto. Pada bagian lain Suprianto menyebutkan bahwa penerapan elektronik ini bukan saja di bagian lelang barang dan jasa. Penggunaan keuangan dan pelaporan keuangan juga bisa menerapkan elektronik seperti itu. “Semua progress proyek dan keuangan bisa diketahui melalui elektronik. Di mana pun saya berada juga bisa mengakses untuk mengetahui sejauh mana kegiatan proyek berlangsung. Bahkan Pak Bupati pun juga bisa mengontrol setiap saat melalui ruangannya dengan mengklik di komputer,” tambahnya. Dengan menerapkan elektronik seperti ini, semuanya bisa terkendali. Baik pelaksanaan proyek maupun keuangan. Sehingga setiap bulan atau tiga bulan sekali bisa dievaluasi melalui elektronik tersebut oleh bupati langsung. Beberapa waktu lalu, pihak kontraktor juga telah memberikan pembekalan tentang penerapan lelang mellaui elektronik seperti ini. Sehingga rekanan juga telah diajari untuk mengakses komputer dan internet, sehingga diharapkan semua bisa serasi dan berjalan bersama. (hms3)sumber kaltimpos.web.id sekarang terdapat pertanyaan? apa alamat elektronik di maksud? karena memang kita tau bahwa web pemda kita jarang yang update...trus bagaimana cara mengaksesnya ini juga kan menjadi pertanyaaan????? tolong tuk yg membuat pernyataan ni di jelaskan,,dan kaltimpos jangan hanya memuat berita yang kurang lengkap,, |
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 25 |